OLIMPIADE NEGARA ISLAM? BOLEH-BOLEH

Gubernur Ratu Atut Chosiyah menyatakan, Banten siap mendaftarkan diri menjadi tempat penyelenggara Islamic Solidarity Games (Olimpiade negara-negara Islam) saat Indonesia menjadi tuan rumah pada 2013 mendatang. Sebagai bentuk kesiapan Banten, Pemprov Banten melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banten telah melayangkan surat kepada Menteri Negsra Pemuda dan Olahraga (Menegpora).
“Kemarin (Rabu, 16/4) kita sudah mengirimkan surat ke Menpora, terkait hal apa saja yang harus disiapkan Banten kelak jika Banten terpilih menjadi tempat penyelenggara olimpiade itu,” terang Atut, di Pendopo Gubernur, Kamis (17/4), menanggapi tawaran Staf Ahli Menteri Pemuda dan Olahraga Prof DR Ir Johan Arifin Husein, saat menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi Bidang Pemuda dan Olahraga (Rakorbidpora) Banten, di sebuah hotel di Merak, Rabu (9/4) lalu.
Berdasarkan informasi lisan yang diterima Dispora Banten, lanjut Atut, Menpora sangat menyambut baik inisiatif Banten yang menawarkan diri menjadi tempat penyelenggara even olahraga berskala nasional itu. Tapi, untuk lebih memperjelas tanggapan positif Menpora tersebut, kata Atut, ia telah meminta Menpora untuk memberikan jawabannya secara tertulis. “Saya tidak cukup puas dengan jawaban lisan sebab kesiapan Banten menjadi tempat penyelenggara berkaitan erat dengan penyediaan lahan untuk pembangunan sport centre dan gedung-gedung olahraga yang akan digunakan nanti,” katanya.

Dijelaskan, alasan Banten bersedia menjadi tempat penyelenggara olimpiade negara-negara Islam 2013 nanti adalah, selain pembangunan sport centre yang pendanaannya ditanggung pemerintah pusat, Banten juga akan menangguk manfaat lainnya seperti pengenalan wilayah, adat istiadat, dan kebudayaan masyarakat Banten tidak hanya di tingkat nasional tapi juga internasional. “Banten bisa punya kesempatan luas memperkenalkan dirinya ke muka dunia. Dan langkah ini (menjadi tempat penyelenggaraan-red) sudah pasti akan berdampak pada akselerasi pembangunan Banten ke depan,” tegasnya.

Sekadar informasi, Islamic Solidarity Games atau olympiade negara-negara Islam adalah even empat tahunan yang diikuti 54 negara Islam di dunia. Even pertama digelar di Arab Saudi 8-20 April 2005 lalu. Pagelaran kedua berlangsung di Iran pada 2009 nanti. Untuk pagelaran 2013, panitia penyelenggara sudah menunjuk Indonesia menjadi tuan rumah. Even ini hanya mempertandingkan 14 cabang olahraga (cabor).
Hal ini pula yang membuat Banten berani menjadi kandidat, seperti respons Kepala Dispora Banten Iin Mansyur dan Ketua Komisi IV DPRD Banten dr Adang Sopandi saat datang tawaran dari Prof Dr Ir Johan Arifin Husein agar Banten mencalonkan diri sebagai kandidat tempat penyelenggara. Selain bakal menggairahkan dunia olahraga di Banten, jika terpilih jadi tempat penyelenggara, Banten akan mendapat peluang membangun pusat olahraga dengan biaya dari APBN.
“Ini bicaranya tentang nama besar negara, makanya biaya pembangunan diambil dari APBN. Paling-paling, kita mengeluarkan dana APBD untuk membeli lahan. Ini sudah bagus, dari pada kita membangun semuanya dengan biaya APBD. Kalau Gubernur memang sudah setuju, kita akan terus upayakan agar nantinya Banten yang dipilih Pemerintah Pusat. Sebab, kita punya banyak nilai plus yang tak dimiliki daerah lain, seperti letak bandara yang dekat, banyaknya hotel-hotel berbintang, dan imej sebagai daerah agamis,” tutur Iin. (ila/say)

sumber : Radar Banten :)

~ oleh Kan9 Ran99a di/pada 55UTCp30UTC04bUTCSat, 26 Apr 2008 13:21:55 +0000 17 2007.

Tinggalkan Balasan